Desa Turu

Selamat Datang di Website Profil Desa Turu

Kampung Turu adalah desa yang kaya akan budaya, semangat gotong royong, dan potensi alam yang indah. Kami menyambut Anda untuk mengenal lebih dekat kehidupan, visi, dan masa depan Desa Turu.

0 Jumlah Jiwa Penduduk
0 RT/RW
0 Laki-laki
0 Perempuan
0 Kepala keluarga

Mengenal Desa Turu lebih dekat

Desa Turu terletak di wilayah pesisir dan daratan dengan kondisi geografis yang unik, serta memiliki batas wilayah yang jelas di setiap sisi. Masyarakat desa hidup berdampingan dengan alam dan terus mengembangkan potensi lokal.

Karakteristik Wilayah

  • Koordinat

    Desa Turu berada pada titik koordinat X = 795.813,99 dan Y = 269,49 mm/tahun.

  • Geografi

    Wilayah Desa Turu terdiri atas pesisir dan daratan, dengan lingkungan alam yang mendukung kegiatan ekonomi dan sosial.

  • Batas Wilayah

    Timur: Kampung Kaboena; Selatan: Tanjung Kamutu; Utara: Kampung Imandoa; Barat: Kelurahan Serui Jaya.

Potensi dan Kehidupan Sosial

Masyarakat Desa Turu memiliki semangat gotong royong yang kuat. Dari sektor perkebunan, berburu, hingga UMKM, semua menjadi bagian penting dalam membangun kesejahteraan desa.

  • Perkebunan

    Tanaman pangan buah, sayur dan umbi-umbian sebagai sumber kegiatan ekonomi utama masyarakat desa.

  • Berburu

    Potensi laut dan hasil tangkapan menjadi salah satu andalan pendapatan keluarga.

  • Gotong Royong

    Kebersamaan dan kerja sama menjadi fondasi utama pembangunan desa.

Komponen utama Desa Turu

Perkebunan

Komoditas perkebunan menjadi sumber pendapatan yang memanfaatkan lahan sekitar desa.

Berburu

Aktivitas berburu secara tradisional menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan memanfaatkan potensi sumber daya alam di sekitar kampung.

Informasi terbaru dari desa

Mahasiswa KKN Uncen di Kampung Turu
Juli 2026

Mahasiswa KKN Uncen di Kampung Turu Gelar Observasi, Rancang 7 Program Kerja Selaras Pembangunan Kampung

Kelompok Mahasiswa KKN Universitas Cenderawasih (Uncen) yang menjalankan pengabdian di Kampung Turu menyelesaikan tahapan observasi awal dan merumuskan 7 program kerja strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta program pembangunan kampung.

Baca Selengkapnya